7 Manfaat Talas untuk Kesehatan dan Olahan Lezatnya

7 Manfaat Talas untuk Kesehatan dan Olahan Lezatnya

Talas adalah umbi-umbian yang sering dianggap “makanan kampung”. Padahal, kalau dibahas lebih dalam, manfaat talas itu banyak banget buat kesehatan. Dari bantu pencernaan, sumber energi, sampai jadi alternatif karbohidrat yang lebih ramah buat tubuh.

Di Indonesia, talas gampang ditemuin. Harganya murah, rasanya enak, dan bisa diolah jadi banyak menu kekinian. Sayangnya, masih banyak yang belum tahu kandungan gizinya dan asal usul tanaman satu ini. Biar nggak cuma sekadar makan, yuk kenalan lebih dekat sama talas!

Asal Usul Talas

7 Manfaat Talas untuk Kesehatan dan Olahan Lezatnya

Talas (Colocasia esculenta) termasuk tanaman umbi-umbian yang sudah dibudidayakan sejak ribuan tahun lalu. Tanaman ini diyakini berasal dari wilayah Asia Tenggara dan India, lalu menyebar ke berbagai negara tropis dan subtropis.

Di Indonesia sendiri, talas sudah jadi bahan pangan tradisional sejak lama. Beberapa daerah bahkan punya jenis talas khas, seperti talas Bogor yang terkenal empuk dan legit. Selain umbinya, daun talas juga sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan di beberapa daerah.

Manfaat talas makin populer karena sekarang banyak orang mulai balik ke bahan pangan lokal yang lebih alami dan minim proses. Talas jadi salah satu alternatif sumber karbohidrat selain nasi dan kentang.

Kandungan Gizi Talas

Sebelum bahas manfaat talas lebih jauh, penting buat tahu apa aja sih kandungan gizinya. Secara umum, talas mengandung:

  • Karbohidrat kompleks
  • Serat pangan
  • Vitamin B6
  • Vitamin E
  • Kalium
  • Magnesium
  • Zat besi
  • Antioksidan alami dari senyawa fenolik

7 Manfaat Talas untuk Kesehatan

Manfaat Talas sebagai Sumber Energi Alami

Talas punya kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Buat kamu yang butuh tenaga ekstra, talas bisa jadi sumber energi yang oke banget. Dibanding camilan instan, talas lebih mengenyangkan dan nutrisinya juga lebih lengkap.

Manfaat talas sebagai sumber energi cocok buat:

  • Orang yang aktivitasnya padat
  • Anak-anak yang lagi masa pertumbuhan
  • Pekerja lapangan
  • Olahragawan pemula

Kalau diolah dengan cara yang sehat, talas bisa jadi pengganti nasi atau kentang dalam menu harian.

Manfaat Talas untuk Pencernaan Lebih Lancar

Salah satu manfaat talas yang paling kerasa adalah bantu pencernaan. Kandungan seratnya membantu melancarkan buang air besar dan menjaga kesehatan usus.

Serat dalam talas juga bantu:

  • Mengurangi risiko sembelit
  • Menjaga bakteri baik di usus
  • Bikin perut kenyang lebih lama
  • Mendukung program diet sehat

Buat kamu yang sering bermasalah sama pencernaan, talas bisa jadi pilihan menu harian yang lebih ramah di perut.

Manfaat Talas untuk Jaga Kesehatan Jantung

Talas mengandung kalium dan serat yang baik buat jantung. Kalium bantu menjaga tekanan darah tetap stabil, sementara serat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Dengan konsumsi talas secara wajar, kamu bisa:

  • Mendukung kesehatan pembuluh darah
  • Mengurangi risiko tekanan darah tinggi
  • Menjaga keseimbangan elektrolit tubuh

Walau bukan obat, manfaat talas bisa jadi bagian dari pola makan sehat untuk jantung.

Manfaat Talas untuk Daya Tahan Tubuh

Talas mengandung beberapa vitamin dan antioksidan yang mendukung sistem imun. Vitamin B6 berperan dalam pembentukan sel darah putih, sedangkan antioksidan membantu melawan radikal bebas.

Kalau daya tahan tubuh bagus, kamu jadi nggak gampang tumbang saat cuaca lagi nggak menentu. Mengonsumsi talas secara rutin bisa bantu tubuh lebih siap menghadapi aktivitas harian.

Manfaat Talas untuk Kesehatan Kulit

Kandungan vitamin E dan antioksidan dalam talas punya peran dalam menjaga kesehatan kulit. Nutrisi ini bantu melindungi sel kulit dari kerusakan akibat paparan lingkungan.

Efek yang bisa dirasain antara lain:

  • Kulit terlihat lebih sehat
  • Membantu regenerasi sel kulit
  • Mengurangi efek stres oksidatif

Meski bukan skincare, manfaat talas tetap bisa jadi dukungan dari dalam buat kesehatan kulit kamu.

Manfaat Talas untuk Bantu Kontrol Berat Badan

Buat kamu yang lagi diet, talas bisa jadi pilihan karbohidrat alternatif. Kandungan seratnya bikin kenyang lebih lama, jadi bisa bantu mengontrol porsi makan. Dengan cara pengolahan yang tepat, seperti dikukus atau direbus, talas bisa jadi menu diet yang mengenyangkan, nggak bikin cepat lapar, tapi etap enak dimakan. Kuncinya ada di cara masaknya. Hindari goreng berlebihan kalau tujuannya mau jaga berat badan.

Manfaat Talas untuk Kesehatan Otot dan Saraf

Kandungan magnesium dan kalium dalam talas berperan penting buat kerja otot dan saraf. Nutrisi ini bantu mencegah kram otot dan menjaga fungsi saraf tetap optimal.

Buat kamu yang sering aktivitas fisik atau olahraga ringan, manfaat talas bisa bantu pemulihan tubuh setelah capek seharian.

(Referensi: Halodoc)

Macam-macam Olahan Talas

 7 Manfaat Talas untuk Kesehatan dan Olahan Lezatnya

Talas itu fleksibel banget buat diolah. Dari yang tradisional sampai kekinian, semuanya bisa. Beberapa olahan talas yang populer:

  • Talas rebus
  • Minuman Taro
  • Keripik talas
  • Kolak talas
  • Talas goreng tepung
  • Bolu talas
  • Brownies talas
  • Donat talas

Tips Aman Mengolah Manfaat Talas biar Nggak Gatal

Satu hal penting tentang talas adalah getahnya bisa bikin gatal kalau diolah sembarangan. Biar aman dan nyaman dikonsumsi, perhatiin tips berikut:

  • Kupas talas pakai sarung tangan
  • Rendam potongan talas di air garam sebelum dimasak
  • Masak talas sampai benar-benar matang
  • Jangan konsumsi talas mentah

Kalau diolah dengan benar, manfaat talas bisa kamu nikmati tanpa khawatir efek samping yang nggak nyaman.


Talas bukan cuma umbi-umbian biasa. Dari asal usulnya yang panjang, kandungan gizinya yang cukup lengkap, sampai variasi olahannya yang super fleksibel, semua bikin manfaat talas layak buat masuk menu harian kamu.

Dengan pengolahan yang tepat, talas bisa jadi sumber energi, bantu pencernaan, jaga kesehatan jantung, sampai dukung gaya hidup sehat. Jadi, mulai sekarang nggak ada salahnya kasih ruang buat talas di dapur kamu. Murah, enak, dan manfaatnya nyata.

Baca Juga: Manfaat Buah Lontar untuk Kesehatan