
Kecelakaan maut antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026) masih menyisakan duka yang mendalam. Hingga Selasa pagi (28/4/2026), puluhan korban luka masih menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi.
Menurut data yang tercatat di posko Polda Metro Jaya di depan lobi RSUD Bekasi, sebanyak 52 korban luka sedang dirawat di rumah sakit tersebut. Selain itu, tercatat 3 orang meninggal dunia di RSUD Bekasi, yaitu:
- Nuryati
- Enggar Retno
- Nurlaela
Data ini masih bersifat sementara dan terus berubah seiring proses evakuasi serta pemeriksaan lebih lanjut. Bahkan hingga pagi tadi, ambulans masih terus berdatangan membawa korban baru untuk mendapatkan penanganan medis.
Daftar Korban Luka yang Dirawat di RSUD Bekasi
Berikut adalah daftar nama korban luka yang sedang menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi berdasarkan data terbaru per Selasa pagi. Saya susun secara rapi agar lebih mudah dibaca:
Daftar Korban Luka (1–25):
- Desvita (P) – 1 Januari 1970
- Ahmad Nur Syahril (L) – 25 Oktober 1997
- Subur Sagita (L) – 5 Maret 1975
- Ghovy Salsabila (P) – 27 Mei 2001
- Siti Maryam (P) – 11 Maret 1989
- Rivan Mandara (L) – 14 Desember 1993
- Anggita R. Utami (P) – Oktober 1989
- Hari Septiansah (L) – 28 September 1998
- Dwi Apriliana (P) – 26 April 1996
- Ratri Intan A. (P) – 18 Mei 1999
- Andi Saputra (L) – 27 April 1996 (Pulang)
- Sausan Sarifah (P) – 14 Desember 1996
- Dinasti Kusuma W. (P) – 25 Oktober 2001
- Yuliana (P) – 27 April 1996
- Ira Indira Putri (P) – 23 Desember 1996
- Hari Septiyan Syah (L) – 27 April 1996
- R. Rustiati (P) – 8 September 1970
- Amalia Hasanah Ulfa (P) – 15 November 1994
- Vira Oktaviani Putri (P) – 29 Oktober 1998
- Yuliana Nur Pratama (P) – 19 Juli 2001
- Nuryati (P) – 7 Januari 1985
- Nuriah Indah Rahmati (P) – 9 Oktober 2004
- Fitria Husni (P) – 11 Maret 2000
- Anggita (P) – 3 Oktober 1989
- Leni Julianti (P) – 30 Juli 1992
- Purwanti (P) – 26 Maret 1972
- Yunita Endang (P) – 29 September 1984
- A. Regita (P) – 5 April 1997
- Subandi (L) – 1 April 1984
- Muchlis (L) – 27 April 1996
- Riki (L) – 27 April 2001
- Alivia (P) – 22 April 2001
- Dewi Sagita (P) – 13 Desember 1996
- Stevani Sofia (P) – 27 April 2004
- Eri Rustiati (P) – 8 September 1970
- Ester R. Guk (P) – 27 November 1998
- M. Anwar (L) – 27 April 1996
- Laili (P) – 11 November 1999
- Rivan (L) – 27 April 1994
- Ayunda R. (P) – 12 Juni 2001
- Mustika Ayu Pudiana (P) – 11 September 1982
- Suryati (P) – 5 April 1975
- Evi (P) – 17 Oktober 1973
- Shofie (P) – 27 Mei 2001
- Iie Suwendi (L) – 1 April 1984
- Dewi Suryani (P) – 12 September 1990
- Despita (P) – 16 Desember 1977
- Choirunnisa (P) – 10 Desember 2000
- Rista Triana (P) – 13 Januari 1991 (Pulang)
- Pamilang Rani Situmorang (P) – 14 Desember 1993
Catatan: Beberapa korban sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan awal (ditandai dengan keterangan “Pulang”).
Situasi Terkini di RSUD Bekasi
Hingga Selasa pagi, suasana di RSUD Kota Bekasi masih sangat sibuk. Petugas rumah sakit dan kepolisian terus memperbarui data korban. Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri juga sempat datang menjenguk para korban yang sedang dirawat.
Banyak keluarga korban yang datang ke rumah sakit dengan wajah cemas, menunggu kabar terbaru dari tim medis. Beberapa korban mengalami luka cukup serius dan masih memerlukan perawatan intensif.
Baca Juga : Profil Green SM Taxi: Taksi Listrik Vietnam yang Lagi Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta Bekasi
Kesimpulan
Kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini meninggalkan duka yang mendalam bagi banyak keluarga. Dengan 50 korban luka yang masih dirawat di RSUD Bekasi dan 3 orang yang meninggal dunia, proses pemulihan baik secara fisik maupun psikis pasti akan memakan waktu yang tidak singkat.
Kita semua berharap para korban yang sedang dirawat segera pulih dan bisa kembali berkumpul dengan keluarga. Semoga pihak terkait segera mengusut tuntas penyebab kecelakaan ini agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.
Doakan yang terbaik untuk semua korban ya, sobat. Semoga Allah memberikan kesembuhan yang cepat bagi yang sedang berjuang di rumah sakit.





