Profil Green SM Taxi: Taksi Listrik Vietnam yang Lagi Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta Bekasi

Profil Green SM Taxi

Halo guys, lagi ramai banget ya bahas taksi biru kehijauan yang tiba-tiba jadi pusat perhatian setelah kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Namanya Green SM Taxi, taksi listrik asal Vietnam yang lagi ekspansi ke Indonesia. Karena mobilnya diduga mogok di perlintasan rel dan jadi pemicu tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek sama KRL, nama perusahaan ini langsung trending. Yuk, kita bahas profil Green SM Taxi secara lengkap tapi santai, biar kamu paham siapa mereka sebenarnya.

1. Asal Usul Green SM Taxi

Green SM Taxi merupakan bagian dari Green and Smart Mobility (GSM), perusahaan mobilitas asal Vietnam yang didirikan oleh miliarder Pham Nhat Vuong, owner Vingroup. Perusahaan ini resmi berdiri pada 6 Maret 2026 dengan fokus besar di kendaraan listrik ramah lingkungan.

2. Layanan yang Ditawarkan

Awalnya mereka fokus pada dua hal utama:

  • Layanan taksi online pakai mobil listrik (Xanh SM)
  • Penyewaan mobil dan motor listrik untuk perusahaan transportasi lain

Saat ini mereka sudah mulai ekspansi ke pasar internasional, dan Jakarta jadi salah satu kota tujuan utama.

3. Pakai Mobil Listrik VinFast

Semua armada Green SM Taxi menggunakan mobil listrik dari VinFast. Warnanya khas banget, biru kehijauan (cyan) yang langsung kelihatan di jalan. Mereka bangga bilang taksinya bebas bau bensin, nggak berisik, lebih sehat buat penumpang, dan ramah lingkungan.

4. Mulai Masuk Indonesia Kapan?

Green SM Taxi mulai beroperasi di Indonesia sejak 2 Desember 2024, dengan wilayah awal Jabodetabek. Dalam waktu singkat, armada mereka sudah cukup banyak kelihatan di jalanan Jakarta dan sekitarnya.

5. Komitmen Lingkungan

Perusahaan ini mengklaim ingin mengubah cara orang bertransportasi di kota besar dengan menyediakan kendaraan listrik yang bersih. Mereka bilang ingin memberikan pengalaman berkendara yang berbeda dari taksi konvensional.

6. Respons Green SM Taxi Soal Kecelakaan Bekasi

Setelah kejadian di Bekasi, Green SM Taxi langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka bilang sedang mengikuti proses investigasi dengan kooperatif dan memberikan semua informasi yang dibutuhkan pihak berwenang. Perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan standar keselamatan.

7. Reaksi Publik di Medsos

Kasus ini langsung bikin netizen ramai berkomentar. Banyak yang nyorotin soal disiplin pengguna jalan, ada yang bilang mobil listrik kadang tiba-tiba mati saat lewat rel karena arus listrik kereta yang besar. Ada pula yang menyalahkan kebiasaan nekat menerobos palang pintu rel yang sudah turun.

Di sisi lain, ada juga yang meminta pemerintah dan operator kereta mengevaluasi sistem keselamatan perlintasan rel supaya kejadian serupa tidak terulang.

8. Respons Pemerintah

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi langsung merespons cepat. Beliau sudah memerintahkan Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pihak Green SM Taxi guna melakukan evaluasi menyeluruh. Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Baca Juga : Daftar Korban Kecelakaan Kereta Api di RSUD Bekasi

Kesimpulan

Green SM Taxi adalah perusahaan taksi listrik asal Vietnam yang baru masuk ke Indonesia dan langsung jadi sorotan karena insiden di Bekasi. Meski masih relatif baru, mereka punya ambisi besar untuk mengubah transportasi kota menjadi lebih hijau dan ramah lingkungan.

Namun, kecelakaan ini jadi pelajaran penting buat semua pihak — mulai dari operator taksi, pengguna jalan, sampai regulator — bahwa keselamatan di perlintasan rel harus jadi prioritas utama.

Semoga investigasi berjalan transparan dan semua pihak bisa ambil hikmahnya biar ke depan lebih aman. Kamu sendiri gimana pendapatnya soal kasus ini? Share yuk di komentar!