
Film Kuyank adalah film horor Indonesia yang berfungsi sebagai prekuel dari Saranjana: Kota Gaib. Artinya, cerita dalam film ini terjadi jauh sebelum misteri kota gaib Saranjana benar-benar terbuka. Buat penonton yang sudah mengikuti semesta Saranjana, film ini jadi potongan puzzle penting untuk memahami asal-usul teror dan kutukan yang berkembang di film sebelumnya. Pendekatan prekuel ini bikin Film Kuyank terasa lebih emosional. Penonton nggak cuma disuguhi jumpscare, tapi juga drama rumah tangga dan dilema moral yang jadi pemicu teror di masa depan.
Sinopsis
Film Kuyank berlatar tujuh tahun sebelum gerbang kota gaib Saranjana terbuka. Cerita berpusat pada Rusmiati, gadis kampung sederhana, yang nekat menikah dengan Badri, seorang lelaki terpandang, meski ramalan menyebut pernikahan mereka akan membawa kesialan. Awalnya, rumah tangga mereka berjalan harmonis dan penuh cinta. Namun, kebahagiaan itu perlahan runtuh ketika mereka tak kunjung dikaruniai anak.
Tekanan semakin besar saat ibu mertua Badri yang sejak awal menolak Rusmiati mendesak sang anak untuk menikah lagi demi mendapatkan keturunan. Terhimpit rasa takut kehilangan suami dan martabatnya sebagai istri, Rusmiati mengambil jalan pintas berbahaya dengan mempelajari ajian Kuyang, ilmu hitam kuno yang diyakini mampu memberikan kecantikan dan keabadian.
Keputusan itu justru memicu teror mengerikan. Satu per satu bayi dan perempuan hamil menjadi korban misterius, membuat warga kampung diliputi ketakutan dan kecurigaan. Ketika jati diri Rusmiati akhirnya terbongkar, kemarahan warga tak terbendung. Di tengah ancaman amuk massa dan kaburnya batas antara cinta dan kutukan, Badri harus menghadapi pilihan paling pahit dalam hidupnya: melindungi perempuan yang ia cintai, atau menyerah pada tekanan masyarakat demi keselamatan bersama.
Trailer
Produksi Film Kuyank
Nama Johansyah Jumberan sudah cukup dikenal sebagai sutradara yang konsisten mengangkat horor berbasis budaya lokal. Di Film Kuyank, ia kembali menunjukkan kekuatannya dalam meramu cerita rakyat menjadi sajian sinema yang gelap, mencekam, dan relevan.
Johansyah tidak menjadikan horor sekadar alat menakut-nakuti. Ia membangun atmosfer secara perlahan lewat konflik batin tokoh, tekanan sosial, dan keyakinan mistis yang hidup di masyarakat. Hal ini membuat Film Kuyank terasa lebih “hidup” dan dekat dengan realitas, terutama bagi penonton Indonesia yang akrab dengan cerita-cerita ajian dan pantangan leluhur.
Darihati Films dikenal sebagai rumah produksi yang serius menggarap cerita bernuansa lokal. Dalam Film Kuyank, mereka benar-benar menggali folklor Kalimantan, khususnya yang berkaitan dengan etnis Banjar.
Produksi film ini melibatkan pelaku seni dan warga lokal, mulai dari pengisi latar hingga elemen budaya yang ditampilkan di layar. Hal ini bikin Film Kuyank terasa autentik, bukan sekadar mengambil mitos lalu dibungkus asal-asalan.
Jadwal Tayang Film Kuyank
Film Kuyank dijadwalkan tayang perdana di bioskop seluruh Indonesia pada 29 Januari 2026. Sebagai prekuel Saranjana, film ini sudah menarik perhatian sejak pengumuman awal. Banyak penonton penasaran bagaimana asal-usul kota gaib dan kutukan yang selama ini hanya jadi misteri.
Pemain Film Kuyank

Source instagram.com/@saranjanakotaghaib
Berikut jajaran pemeran dalam Film Kuyank:
Rio Dewanto sebagai Badri
Putri Intan Kasela sebagai Rusmiati
Betari Ayu sebagai Fitri
Ananda George sebagai Kakek Hendra
Ochi Rosdiana sebagai Fauziah
Jolene Marie sebagai Husnah
Barry Prima sebagai Utuh Ampong
Dayu Wijanto sebagai Hj. Saidah
Hazman Al Idrus sebagai Rustam
Ellizabeth Christine sebagai Latifah
Kenapa Film Kuyank Wajib Ditonton?
Horor lokal dengan cerita kuat, nggak cuma jumpscare tapi penuh konflik emosional
Prekuel Saranjana: Kota Gaib yang mengungkap asal-usul teror
Folklor Kuyang khas Kalimantan dengan nuansa budaya yang autentik
Akting pemain utama yang solid dan terasa emosional
Atmosfer mistis alami dari lokasi syuting asli di Kalimantan
Film Kuyank hadir sebagai film horor Indonesia yang nggak cuma menawarkan teror, tapi juga cerita yang kuat dan emosional. Dengan mengangkat folklor Kuyang khas Kalimantan serta menjadi prekuel dari Saranjana: Kota Gaib, film ini memberi sudut pandang baru tentang asal-usul kutukan dan pilihan tragis manusia. Akting solid para pemain, atmosfer mistis alami, dan konflik yang relevan membuat Film Kuyank layak ditunggu dan wajib ditonton oleh pecinta horor lokal.
Baca Juga: Sinopsis Film Kafir: Gerbang Sukma Lengkap Dengan Jadwal Tayang, Pemain dan Trailernya





