
Pengumuman nominasi Oscar 2026 yang dinantikan oleh insan perfilman dunia akhirnya resmi dirilis pada hari Kamis, 22 Januari 2026. Ajang penghargaan paling bergengsi di industri sinema, Academy Awards ke-98, kembali mencatatkan sejarah baru yang mengejutkan banyak pihak.
Sorotan utama tahun ini tertuju pada film bergenre horor supernatural garapan sutradara Ryan Coogler, Sinners. Film ini tidak hanya berhasil menembus daftar bergengsi, tetapi juga memecahkan rekor jumlah nominasi terbanyak sepanjang masa dalam sejarah penyelenggaraan Oscar.
Pencapaian ini menjadi topik hangat di berbagai media hiburan internasional, mengingat genre horor sering kali dipandang sebelah mata oleh para pemilih di Akademi. Namun, kualitas teknis dan narasi yang kuat membawa Sinners mendominasi persaingan tahun ini.
Dengan total perolehan yang fantastis, film ini memimpin di garis depan menuju malam puncak penghargaan. Academy Awards ke-98 sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada 15 Maret 2026 di Dolby Theatre, Los Angeles.
Sinners Jadi Sorotan di Nominasi Oscar 2026

Film Sinners muncul sebagai fenomena yang tidak terduga dalam lanskap nominasi Oscar 2026. Karya ini menyajikan latar belakang sejarah Amerika Serikat era Jim Crow yang dipadukan dengan elemen mitologi vampir yang gelap dan mencekam.
Ryan Coogler, yang sebelumnya dikenal lewat Black Panther, berhasil meramu cerita tentang sepasang saudara kembar yang kembali ke kampung halaman mereka di Mississippi. Michael B. Jordan memerankan kedua karakter utama tersebut dengan performa yang memukau.
Apa yang membuat Sinners begitu istimewa adalah keberhasilannya mematahkan “langit-langit kaca” bagi film genre horor di ajang Oscar. Biasanya, film jenis ini hanya mendapat pengakuan di kategori teknis seperti tata rias atau efek visual.
Namun, Sinners berhasil menembus kategori-kategori utama yang sangat kompetitif. Film ini diakui mulai dari penulisan naskah, penyutradaraan, hingga kemampuan akting para pemainnya yang dinilai luar biasa oleh para kritikus.
Pencapaian paling monumental adalah jumlah nominasi yang diraih. Sinners mengantongi total 16 nominasi. Angka ini memecahkan rekor sebelumnya sebanyak 14 nominasi yang dipegang bersama oleh tiga film legendaris: All About Eve (1950), Titanic (1997), dan La La Land (2016).
Rekor ini menjadikan Sinners sebagai film dengan nominasi terbanyak dalam 98 tahun sejarah Academy Awards. Hal ini menandakan pergeseran selera Akademi yang mulai lebih terbuka terhadap genre spekulatif dan narasi yang tidak konvensional.
Daftar Kategori yang Diraih Film Sinners

Dominasi Sinners terlihat jelas dari sebaran kategori yang mereka kuasai. Film ini mendapatkan pengakuan yang merata, baik dari segi artistik di atas garis (above-the-line) maupun keunggulan teknis di bawah garis (below-the-line).
Salah satu poin menarik adalah masuknya film ini dalam kategori baru yang diperkenalkan Akademi tahun ini, yaitu Pencapaian Terbaik dalam Pemilihan Pemeran (Best Achievement in Casting). Ini menambah daftar panjang prestasi yang mungkin dibawa pulang oleh tim produksi Warner Bros.
Berikut adalah daftar lengkap 16 kategori nominasi Oscar 2026 yang berhasil diamankan oleh film Sinners :
- Film Terbaik (Best Picture)
- Sutradara Terbaik (Ryan Coogler)
- Aktor Utama Terbaik (Michael B. Jordan)
- Aktor Pendukung Terbaik (Delroy Lindo)
- Aktris Pendukung Terbaik (Wunmi Mosaku)
- Skenario Asli Terbaik (Ryan Coogler)
- Pencapaian dalam Pemilihan Pemeran (Best Casting)
- Sinematografi Terbaik (Autumn Durald Arkapaw)
- Desain Kostum Terbaik (Ruth E. Carter)
- Penyuntingan Film Terbaik (Michael P. Shawver)
- Desain Produksi Terbaik (Hannah Beachler & Monique Champagne)
- Tata Rias dan Rambut Terbaik
- Suara Terbaik
- Efek Visual Terbaik
- Musik Orisinal Terbaik (Ludwig Göransson)
- Lagu Orisinil Terbaik (“I Lied To You”)
Daftar panjang ini menunjukkan betapa komprehensifnya kualitas produksi film tersebut. Dari musik yang digubah oleh Ludwig Göransson hingga desain produksi yang mendetail, setiap elemen film ini dinilai layak mendapatkan penghargaan tertinggi.
Perjalanan Film Sinners Hingga Masuk Oscar
Perjalanan Sinners menuju panggung Oscar dimulai sejak perilisannya pada April 2025. Saat itu, film ini langsung menarik perhatian karena premisnya yang unik: sebuah drama periode sejarah yang berubah menjadi teror supernatural yang intens.
Kritikus film memuji keberanian Coogler dalam mengambil risiko. Ia tidak sekadar membuat film horor “jumpscare”, melainkan membangun atmosfer ketegangan yang berakar pada sejarah kelam perbudakan dan rasisme di Amerika Selatan, yang kemudian dimanifestasikan dalam bentuk monster vampir.
Secara komersial, film ini juga mencatatkan sukses besar di box office. Keberhasilan finansial sering kali membantu sebuah film untuk tetap relevan dalam percakapan penghargaan hingga akhir tahun, dan Sinners membuktikan hal tersebut.
Sebelum pengumuman nominasi Oscar 2026, Sinners telah lebih dulu menyapu bersih berbagai penghargaan di ajang pendahuluan. Film ini meraih kemenangan signifikan di Golden Globes, termasuk penghargaan untuk Skor Asli Terbaik dan Prestasi Sinematik & Box Office.
Momentum ini terus terjaga hingga masa pemungutan suara Akademi. Para anggota Akademi tampaknya terkesan dengan cara film ini menyeimbangkan hiburan populer dengan bobot artistik yang serius, sebuah kombinasi yang jarang ditemukan dalam sinema modern.
Persaingan di Ajang Academy Awards 2026
Meskipun memimpin dengan rekor nominasi, langkah Sinners untuk membawa pulang piala Film Terbaik tidak akan mudah. Tahun ini, persaingan di kategori utama sangat ketat dengan hadirnya karya-karya besar dari sutradara ternama lainnya.
Pesaing terberat datang dari film epik One Battle After Another karya Paul Thomas Anderson. Film yang dibintangi Leonardo DiCaprio ini berhasil mengumpulkan 13 nominasi, menempatkannya tepat di belakang Sinners sebagai favorit juara.
Selain itu, drama olahraga Marty Supreme yang dibintangi Timothée Chalamet dan film Sentimental Value karya Joachim Trier masing-masing mengamankan 9 nominasi. Keduanya merupakan kuda hitam yang bisa saja menjegal kemenangan Sinners di kategori-kategori kunci seperti Aktor Utama atau Skenario.
Film adaptasi Hamnet karya Chloé Zhao dan interpretasi ulang horor klasik Frankenstein karya Guillermo del Toro juga menjadi pesaing serius. Kehadiran Frankenstein di daftar nominasi Film Terbaik menunjukkan bahwa tahun 2026 adalah tahun kebangkitan genre horor dan fantasi di mata Akademi.
Di sisi lain, kejutan terjadi dengan absennya sekuel musikal Wicked: For Good. Meskipun pendahulunya sukses besar, film ini sama sekali tidak mendapatkan satu pun nominasi tahun ini, sebuah anomali yang jarang terjadi untuk produksi sebesar itu.
Persaingan antara Sinners dan One Battle After Another juga mencerminkan dominasi studio Warner Bros. Studio ini berhasil mengumpulkan total 30 nominasi dari kedua film tersebut, sebuah prestasi luar biasa di tengah persaingan dengan platform streaming seperti Netflix dan Apple.
Antusiasme Publik dan Industri Film
Pengumuman nominasi Oscar 2026 ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh publik, terutama para penggemar film genre. Media sosial dipenuhi dengan ucapan selamat kepada tim Sinners, khususnya untuk Michael B. Jordan yang akhirnya meraih nominasi Oscar pertamanya.
Reaksi positif juga datang dari para pelaku industri. Ryan Coogler, dalam sebuah wawancara, mengungkapkan rasa tidak percayanya saat mengetahui filmnya memecahkan rekor sejarah. Ia menyebut bahwa ayahnya bahkan ikut menghitung jumlah nominasi saat siaran langsung berlangsung.
Bagi industri perfilman, kesuksesan Sinners masuk dalam radar Oscar memberikan sinyal positif. Ini membuktikan bahwa film dengan anggaran besar yang dirilis di bioskop (bukan streaming) masih memiliki tempat istimewa di hati para pemilih penghargaan.
Selain itu, pengakuan terhadap aktor pendukung seperti Delroy Lindo dan Wunmi Mosaku dianggap sebagai kemenangan bagi keberagaman talenta. Nominasi ini menyoroti kedalaman ansambel pemeran yang sering kali menjadi kunci kekuatan sebuah film drama sejarah.
Antusiasme ini diprediksi akan mendongkrak kembali jumlah penonton Sinners di layanan streaming maupun pemutaran ulang di bioskop menjelang malam penganugerahan. Oscar effect terbukti masih ampuh untuk meningkatkan visibilitas sebuah karya film.
Penutup
Pencapaian Sinners dengan 16 nominasi di ajang Oscar 2026 adalah bukti nyata bahwa batasan genre dalam penghargaan film semakin kabur. Film ini berhasil memadukan ketegangan horor dengan kualitas artistik tinggi yang diakui oleh Akademi.
Malam penganugerahan pada 15 Maret mendatang akan menjadi momen penentuan apakah rekor nominasi ini akan berujung pada panen piala emas. Bagi para penggemar film, nominasi Oscar 2026 kali ini menjanjikan kompetisi yang paling menarik dan tidak terduga dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Imlek 2026 Dirayakan Kapan? Ini Tanggal, Shio, dan Maknanya





