Produk Advan Inovasi dan Kualitas yang Mengubah Wajah Teknologi Lokal

Dalam beberapa tahun terakhir, industri teknologi di Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan. Salah satu merek yang menonjol adalah Advan, yang berhasil memposisikan dirinya di pasar teknologi, terutama melalui peluncuran laptop Advan WorkPlus pada awal Agustus 2023. Keberhasilan ini membuktikan bahwa merek lokal mampu bersaing dan menunjukkan bahwa kualitas serta inovasi dapat muncul dari dalam negeri.

  1. Sejarah Perusahaan Advan

Advan didirikan pada September 1999 oleh Rudy Tirta di Indonesia, dengan peluncuran awal di ajang Indocomtech yang berlangsung di Jakarta. Merek ini muncul sebagai hasil kolaborasi antara tim Riset & Pengembangan (R&D) Advan dan beberapa merek dari Taiwan, yang menghasilkan berbagai produk seperti komputer, laptop, ponsel pintar, dan tablet. Produk-produk Advan ditujukan untuk mahasiswa, profesional, dan penggemar teknologi yang menghargai kinerja, fitur, dan harga yang bersahabat.

Pada tahun 2002, Advan memperluas fasilitas produksinya ke Semarang untuk menekan biaya, setelah sebelumnya beroperasi di Jakarta. Sejak tahun 2007, Advan telah berkomitmen untuk menawarkan produk teknologi berkualitas dengan harga terjangkau, berfokus pada pembuatan perangkat yang mudah diakses oleh berbagai segmen masyarakat.

Di tahun 2015, Advan memutuskan untuk menghentikan produksi AIO Deskbook, dan pada 2017, mereka juga menghentikan notebook Vanbook sambil memperkenalkan sistem operasi IDOS yang berbasis Android, berfokus pada pasar ponsel pintar.

Advan juga menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mengembangkan sistem operasi Android dan spesifikasi perangkat. Salah satu masalah yang signifikan adalah keterlambatan dalam memperbarui sistem operasi, yang penting untuk menjaga keamanan dan kinerja perangkat. Selain itu, terdapat kalanya spesifikasi produk Advan tidak sebanding dengan merek internasional seperti Xiaomi dan Samsung, yang sering kali menawarkan kombinasi spesifikasi yang lebih tinggi dengan harga yang bersaing.

  1. Kebangkitan Brand Lokal

Setelah sekian waktu, Advan kembali menarik perhatian publik dengan peluncuran laptop Advan WorkPlus. Dengan harga yang terjangkau, yaitu sekitar 6-7 juta, laptop ini menawarkan spesifikasi yang menarik. Advan WorkPlus dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas belajar dan bekerja hingga hiburan. Ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen 5 6600H yang menggunakan arsitektur Zen 3+, dengan fabrikasi 6 NM dan TDP 45 Watt, prosesor ini memiliki 6 inti dan 12 thread, serta total cache L3 sebesar 16 MB, sehingga sangat cocok untuk multitasking.

Dalam hal grafis, Advan WorkPlus dilengkapi dengan AMD Radeon 660M, yang mengusung arsitektur RDNA2 dan mendukung fitur-fitur canggih seperti Ray Tracing dan Video AV1. GPU ini memiliki 6 compute units dengan 384 stream processor dan kapasitas VRAM sebesar 512 MB, sehingga mampu mengelola grafis dengan baik.

Laptop ini juga memiliki 16 GB RAM LPDDR5 dengan kecepatan 6400 MHz dalam konfigurasi dual channel 128-bit, serta penyimpanan 512 GB SSD M.2 NVMe PCIe Gen 3 x4, yang memberikan performa responsif dan ruang penyimpanan yang cukup. Dengan kapasitas baterai 58 WHr, Advan WorkPlus menawarkan daya tahan yang memadai untuk menemani berbagai aktivitas pengguna sepanjang hari.

  1. Kualitas Yang Tidak Diragukan Lagi

Kualitas build Advan WorkPlus dapat diandalkan, mencerminkan dedikasi Advan sebagai brand lokal untuk menyediakan produk yang tahan lama. Dengan material yang berkualitas dan desain ergonomis, laptop ini menawarkan performa tinggi dan kenyamanan bagi pengguna. Setiap detail perangkat ini dirancang dengan cermat, memastikan Advan WorkPlus mampu bersaing dengan produk internasional dalam hal daya tahan dan estetika.

  1. Respons Pasar Terhadap Masyarakat Dan Inovasi Berkelanjutan

Advan awalnya menerima respons positif dari masyarakat berkat spesifikasi yang menarik dengan harga terjangkau. Namun, mereka juga menghadapi kritik terkait logo pada Advan WorkPlus dari YouTuber seperti GadgetIn dan Jagat Review. Menanggapi hal ini, Advan dengan cepat melakukan perubahan pada logo produk.

Walaupun produk ini baru dirilis tahun lalu, banyak komentar di media sosial seperti TikTok yang mempertanyakan mengapa layar laptop tersebut cepat kuning. Ternyata, ada beberapa cacat produk yang berasal dari pabrik, dan Advan telah berupaya mengatasi masalah tersebut.

Salah satu faktor kunci keberhasilan Advan adalah komitmennya terhadap inovasi berkelanjutan. Merek ini terus berusaha mendengarkan suara pelanggan dan menyesuaikan produk dengan kebutuhan serta tren pasar. Dalam beberapa tahun terakhir, Advan meluncurkan berbagai produk baru, mulai dari smartphone, tablet, hingga laptop dengan fitur-fitur terbaru yang sejalan dengan perkembangan teknologi.

Dengan rutin meluncurkan produk baru, Advan menunjukkan keinginan untuk tidak hanya berpartisipasi di pasar, tetapi juga menjadi pemimpin dalam inovasi teknologi. Hal ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi industri teknologi lokal, sekaligus meningkatkan daya saing merek-merek lokal lainnya.

  1. Kesimpulan

Perkembangan Advan sebagai merek lokal di industri teknologi Indonesia menunjukkan komitmennya untuk menyediakan produk berkualitas dengan harga terjangkau. Peluncuran laptop Advan WorkPlus yang menawarkan spesifikasi menarik dan harga kompetitif menandakan kebangkitan Advan. Laptop ini tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari pengguna, tetapi juga menunjukkan kualitas build yang solid, menandakan komitmen Advan terhadap produk yang tahan lama.

Meski menghadapi tantangan, terutama dalam hal pembaruan sistem operasi dan spesifikasi yang kurang bersaing dengan merek internasional, kritik dari pengguna dan pengamat teknologi menjadi masukan berharga bagi Advan untuk terus berinovasi. Dengan respons positif dari pasar dan komitmen terhadap inovasi berkelanjutan, Advan berambisi untuk menjadi pemimpin dalam inovasi teknologi di Indonesia, yang diharapkan akan memberikan dampak positif bagi industri lokal secara keseluruhan.