
Bulan Ramadan identik dengan kurma. Buah manis ini selalu jadi menu andalan saat berbuka puasa. Selain mengikuti sunnah Rasulullah SAW, kurma juga dikenal kaya nutrisi dan praktis dikonsumsi. Namun belakangan ini, banyak konsumen mulai lebih selektif dalam memilih produk, termasuk kurma. Salah satu yang jadi perhatian adalah Ciri-ciri Kurma Israel, karena sebagian produk kurma dunia—termasuk jenis Medjool—diproduksi di Israel, bahkan ada yang berasal dari perkebunan di wilayah yang kontroversial.
Meningkatnya solidaritas terhadap Palestina membuat banyak orang ingin memastikan produk yang dibeli tidak terafiliasi dengan Israel. Nah, supaya kamu nggak salah pilih, berikut penjelasan lengkap dan detailnya.
Kenapa Ciri-ciri Kurma Israel Jadi Perhatian?
Selama bulan puasa, kurma menjadi makanan yang identik dengan tradisi berbuka puasa umat Muslim di seluruh dunia. Permintaan kurma pun melonjak drastis.
Di sisi lain, gerakan boikot terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel juga semakin meluas. Informasi mengenai produk yang perlu dihindari banyak dibagikan oleh gerakan seperti Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) serta Islamic Human Rights Commission.
Karena itu, memahami Ciri-ciri Kurma Israel menjadi langkah penting agar kita lebih cermat saat berbelanja.
Ciri-ciri Kurma Israel

Barcode Awalan 729 pada Kemasan
Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah kode barcode.
Produk yang berasal dari Israel biasanya memiliki barcode dengan awalan 729. Kode ini menandakan negara asal produk tersebut. Biasanya barcode tercetak di bagian belakang atau bawah kemasan.
Kalau kamu menemukan angka 729 di awal barcode, ada kemungkinan besar produk tersebut berasal dari Israel. Meski begitu, tetap perlu dicek juga keterangan produsen dan distributor untuk memastikan.
Langkah kecil ini bisa membantu kamu lebih teliti sebelum membeli.
Tercantum Nama Perusahaan Eksportir Israel
Selain barcode, cek juga nama perusahaan eksportir yang tertera di kemasan.
Beberapa nama eksportir kurma Israel yang sering muncul antara lain:
- Jordan River
- Mehadrin
- Hadiklaim
- King Solomon Dates
- Carmel Agrexco
- Star Dates
- Anna and Sarah
- Medjool Plus
Beberapa nama memang terdengar umum dan tidak selalu mencantumkan kata “Israel”. Karena itu, penting untuk membaca informasi produsen dengan teliti.
Kurma Medjool Perlu Dicek Asal Produksinya
Jenis Medjool memang terkenal premium. Ukurannya besar, teksturnya lembut, dan rasanya sangat manis.
Namun perlu diketahui, tidak semua kurma Medjool berasal dari Israel. Medjool juga diproduksi di Palestina, Yordania, Arab Saudi, hingga Amerika Serikat.
Karena itu, kalau kamu membeli Medjool, jangan langsung berasumsi. Periksa label negara asal dan identitas produsen di kemasan.
Pastikan tertulis jelas:
- Made in Palestine
- Product of Saudi Arabia
- Product of Jordan
- Atau negara lain yang jelas
Kalau informasi asal tidak transparan, sebaiknya pertimbangkan ulang sebelum membeli.
Tidak Ada Keterangan Negara Asal yang Jelas
Ini juga termasuk Ciri-ciri Kurma Israel yang sering terjadi.
Beberapa produk tidak mencantumkan negara asal secara jelas. Bahkan ada kemasan yang menggunakan teks Arab atau simbol tertentu yang bisa menimbulkan asumsi berbeda.
Kalau kemasan tidak mencantumkan:
- Nama negara produksi
- Nama perusahaan eksportir
- Informasi produsen yang jelas
Sebaiknya kamu lebih berhati-hati. Transparansi adalah hak konsumen. Produk yang jelas asal-usulnya tentu lebih aman untuk dipilih.
Harga Terlalu Murah dari Pasaran
Harga juga bisa jadi indikator tambahan.
Kurma dari Israel seringkali memiliki harga yang relatif lebih murah dibandingkan produk dari negara lain. Salah satu faktor yang disebut-sebut adalah adanya subsidi dari pemerintah Israel terhadap sektor pertanian.
Kalau kamu menemukan kurma premium dengan harga jauh di bawah pasaran, ada baiknya cek ulang informasi produknya.
Meski harga murah memang menggoda, tetap penting memastikan asal produk sebelum membeli.
Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023
Di Indonesia, isu ini juga mendapat perhatian serius.
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 yang menegaskan bahwa mendukung agresi Israel terhadap Palestina hukumnya haram bagi umat Islam.
Fatwa ini ditetapkan dalam Sidang Rutin Komisi Fatwa pada 8 November 2023 dan diumumkan secara resmi di Jakarta.
Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, menyampaikan bahwa:
“Mendukung agresi Israel terhadap Palestina atau pihak yang mendukung Israel baik langsung maupun tidak langsung hukumnya haram.”
Sebaliknya, mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina hukumnya wajib. Dukungan tersebut bisa berupa zakat, infak, sedekah, atau bantuan kemanusiaan lainnya.
Fatwa ini juga menghimbau umat Islam untuk menghindari transaksi produk yang terafiliasi dengan Israel dan yang mendukung penjajahan serta zionisme.
Karena itu, memahami Ciri-ciri Kurma Israel menjadi bagian dari bentuk kepatuhan terhadap fatwa tersebut.
31 Daftar Merek Kurma yang Perlu Diwaspadai
Mengutip informasi dari Within Our Lifetime (WOL) dan aplikasi Boycat, berikut daftar merek yang disebut terafiliasi:
- Bomaja
- Bonbierra
- Brousse & Fils
- Carmel Agrexco
- Delilah
- Desert Diamond
- Hadiklaim
- Jordan River
- Jordan Valley
- Jordan Plains
- Anna and Sarah
- Urban Platter
- King Solomon
- MyJool
- Mehadrin
- Nava Fresh
- Premium Medjoul
- Rapunzel
- Red Sea
- Royal Treasure
- Fancy Medjoul
- Kalahari
- Tamara Barhi
- Paradise Dates
- Shams
- Star Dates
- Food to Live
- Sincerely Nuts
- King Solomon
- Mehadrin
- Star Dates
Rekomendasi Alternatif Kurma Non Israel
Supaya tetap tenang saat belanja, kamu bisa memilih kurma dari negara lain yang jelas asal-usulnya.
🇵🇸 Palestina
- Lamico
- Kurma Medjool Palestina (pastikan label “Palestina” jelas)
🇸🇦 Arab Saudi
- Castle Farms (Ajwa)
- Date Crown (Khalas)
- Safiya (Ajwa)
- King Dates (Khennaizi)
- Barari (Sukkari)
🇹🇳 Tunisia & 🇩🇿 Aljazair
- Horchani Dates
- Palm Frutt
- Barari Deglet Noor
🇮🇷 Iran & Afrika
- Barari Mazafati dari Iran
- Barhi Namibia dari Afrika Selatan
Dengan memilih produk yang jelas asalnya, kamu bisa tetap menikmati kurma saat berbuka tanpa rasa khawatir.
(Sumber: Hai Bunda)
Memahami Ciri-ciri Kurma Israel bukan sekadar soal memilih produk, tapi juga soal kesadaran sebagai konsumen. Di tengah meningkatnya kepedulian terhadap isu kemanusiaan, banyak orang ingin memastikan bahwa barang yang mereka beli tidak terafiliasi dengan pihak yang sedang menjadi sorotan global.
Beberapa langkah sederhana seperti mengecek barcode awalan 729, membaca nama perusahaan eksportir, memastikan negara asal tercantum jelas, hingga memperhatikan harga yang tidak wajar bisa membantu menghindari kesalahan saat membeli. Ketelitian kecil saat berbelanja bisa membawa dampak yang lebih besar.
Selain itu, adanya Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 dari Majelis Ulama Indonesia juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk. Sikap selektif ini bisa menjadi bentuk tanggung jawab moral sekaligus solidaritas terhadap sesama.
Pada akhirnya, keputusan tetap ada di tangan masing-masing konsumen. Yang terpenting adalah memiliki informasi yang cukup sebelum membeli. Dengan memahami Ciri-ciri Kurma Israel, kamu bisa berbelanja dengan lebih tenang, sadar, dan sesuai dengan nilai yang kamu pegang.




